Tuesday, March 16, 2021

4 Penyakit Mematikan yang Minim Gejala

Penyakit bisa jadi datang dari luar tubuh karena banyak menerima radikal bebas. Lingkungan dan pola hidup yang tidak sehat menjadi pemicu lainnya. Kesadaran akan bahaya ini menjadikan asuransi digunakan sebagai proteksi dini untuk menjamin biaya kesehatan dari berbagai penyakit.

Di antara banyaknya penyakit yang tersebar di dunia, ada beberapa penyakit mematikan yang ternyata memiliki gejala yang cukup minim. Oleh sebab itu, penyakit ini seringkali disepelekan dan tidak ditangani dengan tepat. Atas alasan inilah, mengetahui penyakit mematikan dengan gejala minim merupakan sebuah kewajiban.

4 Penyakit Mematikan yang Minim Gejala

Penyakit Mematikan Minim Gejala

Penyakit yang bekerja dalam diam atau sering disebut silent killer disease banyak di sepelekan di awal tidak menunjukkan gejala yang spesifik. Pasalnya, penyakit tersebut disamakan dengan penyakit ringan pada umumnya. Berikut penyakit mematikan dengan gejala umum atau minim :


1.       Penyakit Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)

Penyakit ini banyak disepelekan karena memiliki gejala yang sangat umum, seperti pusing hingga lesu. Banyak yang menyangkal gejalanya sebagai penyakit ringan yang bisa diatasi dengan obat warungan atau paracetamol saja.

 

Namun, dampak besarnya bisa dirasakan bila kadar penyakit hipertensi memiliki intensitas yang tinggi. Parahnya intensitas tinggi bisa terjadi karena banyak diabaikan tanpa pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

 

2.       Penyakit Kanker dan Tumor

Kanker atau tumor memiliki setidaknya 4 stadium hingga dinyatakan tidak bisa diupayakan untuk sembuh. Pada stadium satu atau jinak, penyakit ini jarang menunjukan gejala. Sangat minimnya gejala bahkan membuat seseorang merasa sangat sehat.

 

Alih-alih merasa terganggu dengan gejala minim, justru hal tersebut dianggap hal yang lumrah. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui tata cara diagnosis awal untuk melakukan pencegahan dan penanganan tepat pada penyakit tersebut.

 

3.       Penyakit TBC (Tuberkulosis)

Penyakit Tuberkulosis atau yang banyak disingkat dengan TBC memiliki gejala yang sangat umum yakni batuk. Bagi kaum urban yang tinggal di dekat lingkungan masif, batuk tentunya biasa dikaitkan dengan gejala kecapekan atau panas dalam.

 

Begitu pula pada batuk berkepanjangan yang biasanya didiamkan atau beri penangkal obat batuk biasa. Bila batuk terjadi pada jangka waktu lebih dari 2 minggu, ada baiknya Anda waspada dan segera memeriksakan diri ke dokter terkait.

 

4.       Penyakit Organ Paru Paru

Penyakit organ paru seperti bronkitis hingga gangguan lainnya sering tidak menampakkan gejala yang signifikan. Umumnya gejala umum seperti batuk atau pengap dikaitkan lagi dengan kondisi lelah atau terlalu banyak menghirup udara yang kotor.

 

Pada penyakit paru-paru basah atau pembengkakan organ akan terasa sedikit berbeda, sekalipun akan mereda di beberapa waktu. Oleh sebab itu, jangan sepelekan rasa nyeri di dada apalagi berhubungan dengan intensitas pernapasan yang juga ikut terganggu.

Jangan sepelekan gejala penyakit umum yang bersarang lama di tubuh Anda. Optimalkan penggunaan asuransi seperti produk asuransi My Protection untuk perlindungan menyeluruh. Sayangi Anda dan keluarga dengan My Protection!