Thursday, July 8, 2021

Alat Bantu Pernapasan Yang Membantu Anda Bernapas Lebih Mudah

Orang dengan gangguan pernapasan seperti asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), emfisema, dan penyebab sesak napas lainnya mungkin memerlukan berbagai perangkat untuk bernapas dan bergerak dengan lancar.

Tahukah Anda alat bantu pernapasan apa yang dibutuhkan dan bagaimana cara kerjanya? Berikut ini adalah berbagai jenis alat bantu pernapasan bagi Anda yang mengalami gangguan pernapasan.

Alat Bantu Pernapasan Yang Membantu Anda Bernapas Lebih Mudah

Berbagai jenis alat bantu pernapasan

Saat ini sudah tersedia berbagai alat pernafasan yang memiliki fungsi yang berbeda. Namun pada dasarnya masing-masing alat tersebut berfungsi untuk membantu penderita mengatasi sesak napas sehingga bisa bernapas lebih lancar. Dengan begitu mereka bisa melakukan aktivitas sehari-hari.

Ada berbagai jenis alat bantu pernapasan. Beberapa yang dijelaskan di bawah ini bahkan dapat digunakan di rumah.

Tabung oksigen dan regulator

Tabung Oksigen ini memiliki fungsi untuk mengubah air menjadi oksigen. Oksigen kemudian akan dialirkan melalui sebuah tabung ke saluran pernapasan pasien, baik melalui hidung atau mulut pasien.

Tabung oksigen juga biasanya memiliki pengatur oksigen. Regulator yang ada pada tabung oksigen memilikifungsi untuk mengatur oksigen yang masukkepada pasien. Karena oksigen yang ada dalamtabung memiliki tekanan yang sangat tinggi sehingga perlu di atur.

Tabung oksigen portable

Berbeda dengan tabung oksigen yang ukurannya besar, oksigen portable dikemas dalam tabung kecil. Oksigennya tersedia dalam bentuk gas. Oksigen portable dijual bebas sehingga Anda bisa membelinya di apotek atau toko obat terdekat. Tabung oksigen ini mudah dibawa ke mana pun dan tentu Anda bisa menggunakannya di rumah.

Selain untuk orang-orang dengan gangguan pernapasan tertentu, oksigen portable biasa menjadi salah satu komponen penting dalam kotak Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K).

Oxygen concentrator

Oxygen concentrator adalah alat yang bekerja menghasilkan oksigen murni dari udara bebas. Alat bantu pernapasan ini biasa digunakan untuk orang dengan sesak napas akibat penyakit tertentu. Alat ini digunakan untuk meningkatkan kadar oksigen dalam darah.

Alat ini bekerja dengan cara mengambil udara bebas dari lingkungan sekitar. Nantinya, alat ini akan memisahkan nitrogen ataupun zat lain dari udara menggunakan penyaring atau filter yang ada. Oksigen murni kemudian dapat disalurkan melalui selang ke saluran pernapasan pasien.

Alat ini terbagi dua, yang dapat bawa ke mana pun (portable) maupun yang memang didesain untuk tidak dipindah (statis). Alat ini sudah banyak dijual bebas di luar. Anda bisa memilih jenisnya sesuai dengan kebutuhan.

Oximeter

Oximeter sebenarnya bukan alat yang dapat membantu pernapasan. Namun, oximeter sering digunakan bersama dengan alat bantu pernapasan lainnya untuk mengukur kadar oksigen dalam darah Anda.

Dengan bantuan oximeter, Anda bisa mengetahui apakah kadar oksigen dari alat bantu napas sudah sesuai dengan kebutuhan Anda atau belum.

Oximeter memiliki berbagai bentuk. Bahkan, beberapa ada yang berbentuk seperti jam tangan. Alat ini dihubungkan dengan sensor yang berfungsi untuk mengukur kadar oksigen pada jari Anda.

Kadar oksigen atau tingkat kejenuhan oksigen dalam darah akan langsung muncul di layar alat ini, persis seperti ketika Anda melihat angka pada jam tangan.

Nebulizer

Nebulizer adalah alat yang berfungsi untuk mengubah obat asma yang berbentuk cair menjadi gas. Gas ini akan dialirkan melalui selang ke saluran pernapasan. Dengan kata lain, alat ini memiliki kemampuan untuk menembakkan langsung obat asma menuju organ target, yaitu paru-paru. Tentu saja, ini menyebabkan efeknya akan lebih cepat terasa.

Menurut Cleveland Clinic, uap yang dihasilkan dari obat cair tersebut dapat membantu mengatasi masalah pernapasan, mengurangi gejala mengi, serta mengurangi produksi lendir dalam paru. Nebulizer dapat digunakan dengan berbagai jenis obat, mulai dari bronkodilator hingga cairan saline.