Sunday, August 29, 2021

Memilih Mainan untuk Anak Usia 5 Tahun

Memilih mainan anak untuk usia 5 tahun bisa dikatakan tidak begitu sulit. Asalkan Anda tahu bahwa tujuan dari mainan tersebut adalah mengasah kreativitas, imajinasi, dan kemampuan berpikirnya. Apa saja mainan yang dapat mendukung tumbuh kembang anak tersebut? Simak ulasan dan rekomendasi kami di bawah ini, yah.

Memilih Mainan untuk Anak Usia 5 Tahun

Usia 5 Tahun Adalah Periode Emas bagi Tumbuh Kembang Anak

Umur lima tahun menjadi tanda titik utama perkembangan anak. Bayi berusia lima tahun atau balita, umumnya telah mampu menyerap informasi dan mempelajari banyak hal.

Dalam usia ini, Anda perlu aktif merangsang saraf di otaknya agar makin kuat. Sehingga, organ-organ sarafnya mampu mengenal aneka rangsangan dan mengembangkan kerja otaknya lebih awal serta optimal. Maka inilah saatnya orangtua memfasilitasi kebutuhan anak untuk mengenal banyak hal.


Mainan Anak 5 Tahun Membantu Proses Belajar Anak

Nah, agar anak belajar dengan senang hati, Anda perlu memberikannya mainan anak terbaik yang cocok untuk masa tumbuh kembangnya itu. Kenapa mainan? Karena inilah medium paling mudah untuk mengajarkan anak lebih dini serta meningkatkan kerja organ verbal, motorik, maupun kognitifnya. Dengan mainan, tanpa sadar anak akan menemukan hal baru namun tetap terhibur.

Yap, sebaiknya Anda memang tak asal membeli mainan anak. Perhatikan bahwa mainan itu harus mendukung daya serap anak, merangsangnya menghadapi persoalan, mencari solusi, mengembangkan daya pikir dan imajinasi, tentunya juga harus aman dan seusia dengan usianya.


Tips Memilih Mainan Anak 5 Tahun

Perhatikan Ukuran

Saat anak sudah beranjak memasuki tahun kelima, Anda barangkali berpikir bisa bebas memberinya aneka mainan. Hm, tidak juga. Perlu Anda perhatikan beberapa hal sebelum memutuskan membeli mainan untuk anak berumur 5 tahun, di antaranya ukuran mainan.

Barangkali anak sudah paham cara menggunakan mainan, tapi tetap saja. Sebaiknya Anda tidak memilihkan mainan yang berukuran terlampau kecil agar tak disalahgunakan. Misalnya dimasukkan ke dalam mulut. Berikan mainan berukuran tepat yang mudah ia mainkan serta tentunya tak berbahaya. Salah satunya adalah memberikan skuter dengan ukuran yang pas.


Aman bagi Anak

Nah, ini dia poin penting berikutnya yang harus diperhatikan sebelum membeli mainan anak. Pikir lagi, apakah mainan ini aman untuk si kecil? Soalnya, bisa dipastikan mainan adalah senjata jitu yang Anda gunakan untuk menenangkan si kecil saat rewel. Jadi hampir pasti Anda butuh mainan sebagai pengalih perhatian, sepanjang waktu, secara spontan.

Maka jangan sepelekan poin ini, ya. Apalagi di Amerika Serikat sana, pihak Komisi Keamanan Produk mencatat ada 250 ribu kasus anak terkait penggunaan mainan anak. Si kecil mungkin sekali memasukkan mainan ke mulut, entah digigit, dijilat, atau dihisap, mengingat dorongan inderanya yang ingin mencecap banyak hal baru. Oleh karenanya, cek juga apakah ada kandungan berbahaya dari bahan yang digunakan untuk membuat mainan tersebut.


Pilih Permainan yang Mengasah Logika

Saat anak mencapai usia gemilang, Anda sebaiknya segera memperbanyak asupan otak terutama lewat mainan. Pilih mainan yang mampu meningkatkan kinerja otak buah hati. Percayalah, kecerdasan anak harus dipupuk sedini mungkin demi hasil optimal. Belikan si kecil mainan yang mengasah kemampuan logika berpikirnya, seperti puzzle, balok rumah, dan sejenisnya.


Permainan yang Merangsang Kreativitas

Selain merangsang ketajaman daya pikir, mainan juga punya manfaat lain sebagai sarana memupuk kreativitas. Pilihlah hanya mainan yang membantu balita belajar berpikir kreatif, memecahkan masalah, atau menyusun strategi. Pacu semangat anak Anda sehingga kemampuan kerja otaknya teroptimalkan.